Close Menu
  • Nasional
  • Pemda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Advertorial
    • Info Desa
    • Kuliner
    • Wisata
    • Ragam
    • Tipikor
  • Teknologi
  • TNI Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kapolres Soppeng Tekankan Disiplin, Tanggung Jawab, dan Optimalisasi Pelayanan dalam Apel Pagi Personel

Oktober 21, 2026

HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Soppeng Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kemarau

Oktober 21, 2026

DUKUNG PROGRAM KAPOLRI “POLISI PEDULI PENGANGGURAN”, POLRES BARRU GANDENG BALAI PELATIHAN VOKASI DAN DISNAKER TINGKATKAN KOMPETENSI MASYARAKAT

Oktober 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Redaksi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Duta InspirasiDuta Inspirasi
  • Nasional
  • Pemda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Advertorial
    • Info Desa
    • Kuliner
    • Wisata
    • Ragam
    • Tipikor
  • Teknologi
  • TNI Polri
Subscribe
Duta InspirasiDuta Inspirasi
  • Nasional
  • Pemda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Advertorial
  • Teknologi
  • TNI Polri
Home»sorotan»Proyek Rp51,67 Miliar Duplikasi Jembatan Maros A Dimulai, Publik Diminta Kawal Transparansi dan Kualitas Pekerjaan
sorotan

Proyek Rp51,67 Miliar Duplikasi Jembatan Maros A Dimulai, Publik Diminta Kawal Transparansi dan Kualitas Pekerjaan

Duta InspirasiBy Duta InspirasiOktober 15, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link Email

DutaInspirasicom,MAROS — Pembangunan Duplikasi Jembatan Sungai Maros A di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, resmi dimulai. Proyek yang menelan anggaran Rp51,67 miliar dari APBN Tahun Anggaran 2026–2027 tersebut ditandai dengan groundbreaking pada Selasa (7/7).

 

Proyek yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan ini memiliki panjang 102,6 meter dengan masa pelaksanaan 480 hari kalender, terhitung sejak 5 Juli 2026 hingga 27 September 2027. Setelah konstruksi selesai, proyek tersebut juga memiliki masa pemeliharaan selama 730 hari kalender.

 

Nilai anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah tersebut membuat pelaksanaan proyek menjadi perhatian publik. Selain dituntut selesai tepat waktu, pembangunan juga perlu dikawal dari sisi kualitas konstruksi, transparansi penggunaan anggaran, keselamatan kerja, hingga manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Jembatan baru tersebut dibangun untuk menambah kapasitas infrastruktur pada jalur nasional yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Maros dan wilayah utara Sulawesi Selatan. Pembangunan dilakukan di tengah meningkatnya volume kendaraan yang melintasi Jembatan Sungai Maros A eksisting.

 

Dalam kegiatan groundbreaking, Gubernur Sulawesi Selatan mengajak masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung pembangunan, untuk ikut mendukung sekaligus mengawal proses pekerjaan.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang terdampak langsung, untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pembangunan ini. Dengan kolaborasi semua pihak, InsyaAllah proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan.

 

Sementara itu, Kepala BBPJN Sulawesi Selatan memaparkan spesifikasi teknis jembatan. Duplikasi Jembatan Maros A memiliki panjang 102,6 meter yang terdiri atas tiga bentang, dua abutmen, dan dua pier. Pondasi menggunakan bore pile berdiameter 80 sentimeter dengan kedalaman 8 hingga 10 meter, sedangkan struktur atas menggunakan precast concrete I-Girder.

 

Tahapan pekerjaan pada 2026 difokuskan pada pembangunan pondasi, abutment, dan pier. Selanjutnya pekerjaan akan berlanjut pada pemasangan struktur utama, pelat jembatan, perkerasan, pekerjaan akhir, hingga uji kelayakan sebelum jembatan dioperasikan.

 

Anggaran Puluhan Miliar, Pengawasan Jangan Longgar

 

Dengan nilai kontrak Rp51,67 miliar, masyarakat memiliki kepentingan untuk mengetahui bagaimana proyek tersebut dilaksanakan sejak awal hingga selesai.

 

Pertanyaan publik bukan hanya apakah jembatan dapat selesai sesuai jadwal, tetapi juga apakah volume dan spesifikasi pekerjaan benar-benar sesuai kontrak, apakah kualitas material memenuhi standar, apakah pekerjaan dapat diselesaikan tanpa pembengkakan anggaran yang tidak semestinya, serta apakah keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar benar-benar menjadi prioritas.

 

Transparansi juga menjadi penting mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara. Informasi mengenai kontrak, pelaksana pekerjaan, progres fisik dan keuangan, perubahan pekerjaan apabila ada, serta hasil pengawasan semestinya dapat diakses dan dipantau publik sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pembebasan Lahan Juga Menjadi Titik Penting

 

Pembangunan proyek ini melibatkan sejumlah pihak. Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Sulawesi Selatan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan konstruksi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyediakan pendanaan pembebasan lahan, sedangkan Pemerintah Kabupaten Maros melaksanakan proses pembebasan lahan.

 

Sementara Forkopimda Kabupaten Maros turut mengawal kelancaran pembangunan.

 

Pembagian peran tersebut juga perlu dikawal agar proses pembebasan lahan maupun pelaksanaan konstruksi tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung.

 

Target Manfaat Besar, Tantangan Pengawasan Juga Besar

 

Pemerintah menargetkan keberadaan jembatan baru dapat meningkatkan kapasitas jalan nasional, mengurangi tekanan pada jembatan eksisting, memperlancar arus kendaraan dan distribusi logistik, serta mendukung aktivitas ekonomi, UMKM dan pariwisata di Maros dan Sulawesi Selatan.

 

Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada kualitas pelaksanaan proyek.

 

Karena itu, proyek senilai Rp51,67 miliar ini tidak cukup hanya diresmikan dengan seremoni groundbreaking. Progres pekerjaan, kualitas konstruksi, ketepatan waktu, keselamatan, penggunaan anggaran, hingga hasil akhir proyek perlu terus diawasi.

 

Publik tentu berharap pembangunan Duplikasi Jembatan Sungai Maros A benar-benar menjadi investasi infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang, bukan sekadar proyek yang selesai secara administratif tetapi menyisakan persoalan dari sisi kualitas maupun pengelolaan anggaran.

 

Dengan menggunakan dana APBN, proyek ini pada akhirnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga menjadi bagian dari kepentingan publik yang layak diawasi secara terbuka dan berkelanjutan.(icl)

Share. WhatsApp Facebook Twitter Copy Link Email
Previous ArticleRp51,6 Miliar untuk Duplikasi Jembatan Sungai Maros A Dimulai, Publik Minta Data Proyek Dibuka
Next Article KETUA GRANAT BULUKUMBA DORONG PEMBENTUKAN PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI WILAYAH TIMUR SULAWESI SELATAN

Berita Terkait

sorotan

Diduga Tak Ber-PBG, Proyek Gudang Baja di Tallo Makassar Luput Pengawasan?* 

Oktober 18, 2026
sorotan

TAHANAN TEWAS DI POLSEK KAJANG, WAWAN COPEL BERSUARA KERAS: “BUKAN DIBINA, MALAH NYAWA YANG MELAYANG!”

Oktober 17, 2026
sorotan

Sungai Diduga Dijarah Bertahun-tahun, Apa Langkah Polres Bulukumba? Publik Menanti Tindakan Nyata!”

Oktober 16, 2026
Berita Terbaru

Kapolres Soppeng Tekankan Disiplin, Tanggung Jawab, dan Optimalisasi Pelayanan dalam Apel Pagi Personel

Oktober 21, 2026

HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Soppeng Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kemarau

Oktober 21, 2026

DUKUNG PROGRAM KAPOLRI “POLISI PEDULI PENGANGGURAN”, POLRES BARRU GANDENG BALAI PELATIHAN VOKASI DAN DISNAKER TINGKATKAN KOMPETENSI MASYARAKAT

Oktober 21, 2026

KAPOLRES BARRU AJAK ORANG TUA AWASI ANAK DARI BAHAYA NARKOBA

Oktober 21, 2026
Berita Populer

Suksesi Kepemimpinan The Macz Man, Ocha Alim dan Appang Chepbonk Berebut Kursi Presiden

September 25, 2026

Dugaan Aktivitas Tambang Pasir Ilegal di Sungai Balong Berlangsung Bertahun-tahun, Warga Khawatir Kerusakan Lingkungan dan Ancaman Banjir

Oktober 14, 2026

Tumbuhkan Generasi Pencinta Al-Qur’an, SD Negeri 67 Rappokalling Makassar Luncurkan Inovasi ‘ATM’

Oktober 13, 2026

IAS Kumpul Fungsionaris Jelang Pelantikan, Siapkan Strategi Wujudkan Kejayaan Golkar di Sulsel 

September 22, 2026
Top Posts

Suksesi Kepemimpinan The Macz Man, Ocha Alim dan Appang Chepbonk Berebut Kursi Presiden

September 25, 202638 Views

Dugaan Aktivitas Tambang Pasir Ilegal di Sungai Balong Berlangsung Bertahun-tahun, Warga Khawatir Kerusakan Lingkungan dan Ancaman Banjir

Oktober 14, 202619 Views

Tumbuhkan Generasi Pencinta Al-Qur’an, SD Negeri 67 Rappokalling Makassar Luncurkan Inovasi ‘ATM’

Oktober 13, 202619 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Most Popular

OTT Oknum Wartawan, Syahril: Pemberi dan Penerima Suap Harus Diusut

September 11, 202613 Views

Diduga Kecewa Anaknya Disebut “Kodok”, Owner Skincare Fenny Frans Lontarkan Pernyataan kepada Wartawan

Oktober 15, 202612 Views

Resmi Pimpin Polres Barru, AKBP Suryo Wibowo Minta Bimbingan dan Sinergi Seluruh Elemen

September 27, 202611 Views
Our Picks

Diduga Tak Ber-PBG, Proyek Gudang Baja di Tallo Makassar Luput Pengawasan?* 

Oktober 18, 2026

ORMAS RAMPAS SULSEL Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Jl. Teuku Umar Makassar

Oktober 17, 2026

Dimasak dengan Cinta, Polres Bulukumba Sajikan Menu Sehat dan Lezat di Jumat Berkah

Oktober 16, 2026
Duta Inspirasi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp
  • Beranda
  • Redaksi
© 2026 DUTA INSPIRASI by SAHRIL.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.