DutaInspirasicom,JAKARTA – Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026). Kemenangan besar ini menjawab target pelatih John Herdman, yang sejak awal pekan menekankan ketajaman lini depan.
Tekanan sebenarnya sudah terasa sebelum laga. Imbang 0-0 melawan Malaysia pada Senin (28/9/2026) membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengantongi empat poin. Indonesia hanya unggul tipis dalam urusan selisih gol, sehingga hanya kemenangan yang menjaga peluang ke final tetap hidup.
Herdman menjawab tekanan itu lewat latihan. Seusai sesi di Stadion STIK, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026), ia menyebut para pemain fokus mengasah penyelesaian akhir. “Kami memasuki pertandingan ketiga ini dengan segalanya yang harus diperjuangkan,” ujarnya.
Hasilnya terlihat jelas di lapangan. Mitchell Baker tampil menggila dengan mencetak lima gol, sebuah catatan yang menjawab keraguan dan membungkam para pengkritiknya. Gol kesembilan Indonesia lahir dari umpan terobosan cerdik Egy Maulana Vikri.
Kemenangan ini diraih tanpa Thom Haye, yang harus absen karena hukuman akibat kartu merah saat melawan Malaysia. Meski begitu, Herdman menyebut kondisi skuad prima. Menurutnya, tidak ada masalah cedera, dan 23 pemain mengikuti latihan dengan antusias tinggi.
Di laga lain, Malaysia menggulung Singapura 0-6. Skor ini memicu polemik di dalam negeri. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, meminta FIFA menyelidiki dugaan sepak bola gajah dalam pertandingan tersebut.
Indonesia kini menunggu Thailand di partai puncak. Herdman sudah memberi peringatan bahwa laga final akan berjalan sengit, dan Garuda tak boleh terlena oleh pesta gol ke gawang Bangladesh.
Satu hal pasti, ketajaman yang dilatih dengan sungguh-sungguh itu sudah terbukti. Tinggal satu laga lagi untuk mengubahnya menjadi trofi.

