Hujan Tak Boleh Ditampung, Warga Diminta Waspada

DutaInpirasiconMAKASSAR — Sebuah imbauan kepada masyarakat beredar terkait larangan menampung air hujan untuk keperluan memasak, mandi, minum dan kebutuhan lainnya selama berlangsungnya proses pembenihan awan (cloud seeding).

 

Dalam imbauan tersebut disebutkan, air hujan berpotensi terkontaminasi bahan atau obat yang digunakan dalam proses pembenihan awan. Masyarakat diminta menggunakan sumber air bersih yang aman dan layak dikonsumsi.

 

Pembenihan awan disebut dilakukan selama beberapa minggu ke depan dengan tujuan membantu mengurangi kadar jerebu atau asap melalui pemicu terjadinya hujan. Kondisi tersebut menjadi alasan dikeluarkannya imbauan agar masyarakat tidak menampung air hujan selama periode tersebut.

 

Masyarakat juga diminta mengutamakan kesehatan keluarga dan menjaga kebersihan lingkungan. Imbauan tersebut menekankan pentingnya menggunakan air yang telah dipastikan aman untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Namun, terkait imbauan tersebut, masyarakat diharapkan tetap memperoleh penjelasan dan informasi resmi dari instansi berwenang mengenai lokasi, periode pelaksanaan pembenihan awan, serta jenis bahan yang digunakan. Kejelasan informasi diperlukan agar masyarakat tidak resah dan memahami langkah yang harus dilakukan.

Tinggalkan komentar